SASTERA MELAYU

SAJAK

Di mana harga karangan sajak,
Bukan dalam maksud isinya;
Dalam bentuk, kata nan rancak,
Dicari timbang dengan pilihan.


Tanya pertama keluar di hati,
Setelah sajak dibaca tamat,
Sehingga mana tersebut sakti,
Mengikat diri dalam hikmat.


Rasa pujangga waktu menyusun,
Kata yang datang berduyun - duyun,
Dari dalam, bukan nan dicari.


Harus kembali dalam pembaca,
Sebagai bayang di muka kaca,
Harus bergoncang hati nurani.



Oleh: Sanusi Pane.
Sasterawan Indonesia (1905 - 1968)

No response to “SASTERA MELAYU”

Post a Comment